Minggu, 06 Februari 2011

belajar telepati

Dengan menguasai ilmu telepati banyak hal yang akan dapat diwujudkan menjadi
kenyataan. Lalu, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan telepati .... ?????



Pertanyaan diatas memang sering kali muncul dikalangan orang awam. Secara
etimologi, kata telepati berasal dari kata "TELE" yang berarti "Jauh" dan kata
"PATHOS" yang berarti "Perasaan". Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa
telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh.
Disadari atau tidak, kita sebenarnya sering mengalami gejala-gejala dari
telepati tersebut. Gejala tersebut misalnya ketika hendak mengatakan sesuatu
kepada teman, namun secara bersamaan teman kita pun mengatakan perkataan yang
sama dengan yang hendak kita ucapkan. Atau contoh lain ketika hendak dibokong
dari belakang tanpa sengaja kita menoleh dan melihat orang yang akan membokong
kita.



Contoh diatas, memang terkesan sebagai suatu peristiwa yang bisa terjadi karena
aspek kebetulan belaka. Penilaian ini tidak sepenuhnya salah. Namun dibalik apa
yang dianggap sebagai suatu kebetulan itu, sesungguhnya kekuatan telepati sudah
bekerja mempengaruhi simpul-simpul saraf reflek kita.



Pada abad 18, ada seorang sarjana swedia yang bernama Emanuel Swedenborg yang
tertarik dengan Occultisme. Pernah suatu ketika dia bersama sejumlah
cendekiawan sedang rapat. Namun secara tiba-tiba dia meninggalkan rapat dan
segera berlari keluar sambil mengatakan ada kebakaran di Stockholm . Melihat
gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Emanuel ini, terang saja orang yang hadir
menganggap dia tidak waras lagi. Namun berselang satu jam kemudian, terdengar
kabar di Stockholm terjadi kebakaran yang hebat dan menghanguskan banyak rumah
dikota itu termasuk tempat rapat Emanuel. Mungkin, kita menganggap peristiwa
ataupun hal seperti itu biasa-biasa saja. Ya bisa jadi kita menganggapnya,
sekali lagi hanya kebetulan belaka. Namun gejala-gejala semacam inilah yang
dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu yang kita kenal sebagai ilmu telepati.



Jika dikategorikan kedalam jenisnya, maka telepati dapat dibagi menjadi dua
bagian:



1. Telepati Hikmah



Sarana yang dipergunakan dalam telepati hikmah sangat sederhana sekali, karena
setiap umat islam pasti hapal surat Al Fatihah. Sebagai Ummul kitab surat Al
Fatihah banyak mengandung hal-hal yang berguna untuk dunia dan akhirat. salah
satunya untuk telepati. Dengan mengirimkan surat Al Fatihah dengan cara-cara
tertentu kita dapat mengobati seseorang yang sedang gelisah, cemas dan stress
dari jarak jauh. Ini jelas bukan kebetulan belaka.



2.Telepati Spiritual



Telepati Spiritual mempunyai banyak cara yang dilakukan si pelaku dan bermacam
ritualpun bisa digelar. mulai dari yang biasa sampai yang nyeleneh pun ada.
Telepati spiritual ini memang sangat populer di kalangan masyarakat kita karena
kemampuannya yang dapat dipergunakan untuk berbagai hal, salah satunya untuk
berkomunikasi jarak jauh.



Hal-hal penting dalam telepati



Beberapa hal yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin melakukan
telepati, yang terpenting adalah harus pandai mengatur posisi ruangan dimana
biasanya dia melaksanakan telepati. Selanjutnya adalah :



a. Jangan memakai bau-bauan yang menyengat.



b. Jauh dari keramaian, hal ini bisa disiasati dengan melakukan telepati
dimalam hari.



c. Hindari warna yang mencolok seperti merah dan kuning.



d. Hindari ruangan kita melakukan telepati dari cahaya matahari langsung.



e. Pengaturan cahaya tidak boleh terlalu terang karena dapat memecah
konsentrasi kita.



Cara melakukan sugesti



Saat melakukan sugesti kita harus mampu menyatukan dan menyelaraskan perkataan
dengan kehendak batin kita. Disini dapat kita pergunakan saran yang singkat,
padat dan berisi. Saran yang telah diprogram harus disimpan dan direkam di alam
bawah sadar kita, jangan coba-coba untuk mengubahnya sebab konsentrasi jelas
akan terganggu. Ini juga dimaksudkan agar alam bawah sadar kita terbiasa
menerima saran ataupun sugesti positif. Karena pada dasarnya kekuatan batin
bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh alam bawah sadar kita lebih
dulu. Jadi sebelum mensugesti orang lain kita harus mensugesti batin dan alam
bawah sadar kita lebih dulu.



Sugesti itu bisa keyakinan bahwa apapun sugesti yang anda kirimkan pada orang
lain akan mampu mempengaruhi alam bawah sadar orang tersebut.



Cara melatih konsentrasi



Konsentrasi sangat diperlukan saat melakukan telepati, karena konsentrasilah
yang sangat berperan untuk mencapai obyek yang hendak dituju. Namun untuk
mencapai konsentrasi sempurnah seseorang harus rajin berlatih. Diantara latihan
tersebut anda dapat melakukan dengan cara membaca buku sambil mendengarkan
radio. Usahakan anda berkonsentrasi pada bacaan buku tersebut sehingga tidak
mendengar lagi suara radio tersebut. sangat bagus bila anda bisa membaca abjad
bolak-balik tanpa salah melafalkannya. ini berarti hampir sempurna. Kalau sudah
melaluinya berarti anda akan mudah dalam melakukan konsentrasi dan telepati.



Seorang ahli telepati memang sangat dituntut harus mampu berkonsentrasi dan
menciptakan visualisasi batin kepada obyek tujuannya. Visualisasi ini bisa
berbentuk cahaya penghubung antara telepatis dengan obyek. Disini perlu
dijelaskan bahwa pada saat berkonsentrasi anda harus mampu menghadirkan gambar
orang yang akan menjadi obyek anda, dengan catatan gambar tersebut harus jelas
dan tidak hilang timbul. Setelah semuanya ini anda kuasai barulah diisi dengan
sugesti yang menjadi tujuan anda. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda
pernah melihat atau mengalami seorang paranormal bisa membaca pikiran orang
yang menjadi lawan bicaranya. Bagi orang awam mungkin ini sangat menakjubkan
sekali, namun tidak demikian dengan orang yang menguasai ilmu telepati. Hal ini
sangat wajar bagi siapapun yang menguasai telepati, atau paling tidak sudah
mampu mensugesti alam bawah sadarnya.



Berikut beberapa kiat agar telepatis tidak mampu membaca pikiran anda:



1. Buyarkan konsentrasinya



Lakukan hal-hal yang kurang berkenan di hatinya sampai dia merasa jengkel.
Kalau dia terpancing berarti anda telah berhasil memecah konsentrasinya.
Konsentrasi yang terpecah biasanya sulit melakukan hal yang sifatnya halus,
contohnya ya telepati itu tadi.




2. Jaga jarak



Jangan sekali-kali anda berkonsentrasi dengan ahli telepati sebab bila anda
berkonsultasi dengan ahli telepati berarti anda berada dipihak yang menyerah
dan kalah. Dengan demikian si ahli telepati akan dapat menangkap dengan mudah
gelombang-gelombang yang dipancarkan pikiran/alam bawah sadar anda. Maka diapun
dengan mudah menebaknya. Telepati merupakan ilmu yang bebas nilai. Artinya,
kalau ilmu ini dikuasai orang berhati mulia maka akan bermanfaat bagi banyak
orang, tapi sebaliknya bila dikuasai oleh orang jahat maka sangat berbahaya
sekali. Telepati, Hipnotis dan gendam sesungguhnya tiga serangkai ilmu yang
memiliki daya kerja hampir sama: mempengaruhi bawah sadar obyek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar